Asal
Ear candle telah digunakan bertahun-tahun sebelumnya sebagai alternatif untuk permasalahan telinga. Penggunaanya diperkenalkan oleh kebudayaan kuno seperti, Aztec, Inca, Maya dan Indian Amerika. Konon pada masanya Ear Candle digunakan untuk memurnikan aura secara spiritual. Membersihkan dan menyelaraskan tiap energi berbeda yang ada di tubuh manusia. Biasanya Ear Candle juga digunakan pada upacara ritual dan penyembuhan. Jejak penggunaan Ear Candle oleh suku Indian kuno diilustrasikan dengan lukisan kuno pada dinding gua-gua yang terdapat di Grand Canyon.

Pada mulanya Ear Candle dibuat menggunakan kulit jagung yang dicelupkan ke dalam sarang lebah. Sekarang Ear Candle menggunakan lilin khusus yang terbuat dari kain linen berkualitas yang dilapisi sarang lebah dan bagian tengahnya berlubang. Dengan berlalunya waktu dan di zaman yang modern ini, manfaatnya untuk fisik menjadi lebih jelas. Setelah hampir ditinggalkan dan dilupakan selama sekian lama, kini Ear Candle hadir kembali dan menjadi alternatif untuk perawatan tubuh.

Manfaat
Menggunakan cotton buds untuk membersihkan telinga dapat mendorong kotoran masuk semakin dalam dan sulit dikeluarkan. Dengan menggunakan Ear Candle dapat mengeluarkan kotoran pada telinga tanpa rasa sakit, selain itu juga memiliki manfaat lain seperti memberikan efek rileksasi pada pengguna. Ear Candle yang mengandung aroma terapi pada saat dibakar asapnya dapat memberikan ketenangan dan rasa nyaman.

Beberapa salon kecantikan dan perawatan tubuh juga menyediakan jasa Ear Candle Terapi. Selain untuk membersihkan kotoran juga dapat membantu menghilangkan jerawat serta memberikan kesegaran pada wajah.



Comments are closed.